Sukoharjo – Dalam rangka mendukung persiapan menuju akreditasi internasional dan peningkatan mutu pembelajaran, Program Studi S2 Teknologi Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) turut serta dalam kegiatan Pelatihan Penguatan Kapasitas Outcome Based Education (OBE) melalui Penerapan Case Method dan Project Based Learning. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNS pada tanggal 13, 14, dan 20 Desember 2021 di Dwangsa Hotel, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari 27 program studi di UNS yang tengah mengajukan akreditasi internasional pada tahun 2022, termasuk tim pengembang kurikulum dan penjaminan mutu dari LPPMP. S2 Teknologi Pendidikan hadir sebagai bentuk komitmen prodi dalam menyelenggarakan sistem pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan standar global.
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pemahaman dosen mengenai penyelenggaraan pembelajaran dan penilaian berbasis capaian pembelajaran (OBE), khususnya melalui metode case method dan project based learning.
- Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang telah diterapkan di masing-masing prodi, termasuk efektivitas strategi pembelajaran kontekstual berbasis masalah dan proyek.
Pelatihan menghadirkan lima narasumber ahli di bidang pendidikan tinggi dan kurikulum, yaitu:
- Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. (Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) yang membahas kebijakan nasional terkait pendidikan berbasis OBE.
- IM. Syamsul Arifin, M.T. (ITS) tentang pengembangan kurikulum berorientasi capaian pembelajaran.
- Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T. (UGM) mengenai konstruksi constructive alignment dalam RPS berbasis OBE.
- Uwes Anis Chaeruman, M.Pd. (UNJ) tentang penerapan case method dan team-based project dalam kegiatan pembelajaran.
- Bahrul Hayat, Ph.D. (Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia) mengenai penilaian dan evaluasi berbasis metode tersebut.
Bagi S2 Teknologi Pendidikan, pelatihan ini memberikan bekal konkret dalam mengadaptasi desain pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Kehadiran metode case method dan project-based learning dalam rencana pembelajaran semester (RPS) dinilai mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran dan mendekatkan mereka pada situasi dunia nyata.
Dengan mengikuti kegiatan ini, S2TP UNS memperkuat langkahnya dalam mewujudkan visi sebagai program studi pascasarjana yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0.
Materi:
https://lppmp.uns.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/KPT-OBE-LPPM-UNS13-12-2021.pdf